Bila Kebohongan Kristen Diungkapkan (a Million Bullshits Of Christianity)

FIRMAN ALLAH AL-QUR’AN:
“Apakah kamu masih mengharapkan mereka (Bani Israel) akan percaya kepadamu, padahal segolongan dari mereka mendengar Firman Allah, lalu mereka mengubahnya setelah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui?” (QS. 2:75)
RATAPAN NABI YEREMIA:
“Bagaimanakah kamu berani berkata: ‘Kami bijaksana, dan kami mempunyai Taurat TUHAN?’ Sesungguhnya, pena palsu penyurat sudah membuatnya menjadi bohong.” (Yeremia 8:8)

TIPU DAYA PAULUS TARSUS:
“Baiklah, aku sendiri tidak merupakan suatu beban bagi kamu, tetapi dalam kelicikanku aku telah menjerat kamu dengan tipu daya.” (2 Korintus 12:16)

“Dan mereka berkata: ‘Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang Yahudi atau Kristen’. Demikian itu angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: ‘Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar’.” (QS. 2:111)

“Dan tidak Kuciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku (Allah).” (QS. 51:56)

PERINGATAN ALLAH SWT KEPADA MANUSIA

“Allah berfirman: ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui. (QS. 23:114)

Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami? (QS. 23:115)

Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia. (QS. 23:116)

Dan barangsiapa menyembah tuhan yang lain di samping Allah, padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, maka sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung.'” (QS. 23:117)


Buku : Membongkar Kebohongan Kristen (Sebuah Jawaban Tuntas Atas Hujatan Pendeta Radikal)
Penulis : Abu Syamil Basayev
Penerbit : Pustaka Ghozwul Fikri
Tebal : 146 hlm + xx
Cetakan I, September 2004

“Selain Muhammad, tak pernah ada nabi Allah yang jatuh pingsan keberatan/ketakutan ketika menerima pewahyuan kepadanya yang ditandai dengan mendengkur seperti unta.” Demikianlah sekilas hujatan tak senonoh Pendeta ekstrim Robert Morey dalam bukunya.

“Tapi bisa nggak jaga rahasia ini. Bisa nggak (jemaat gereja menjawab Amen…) Tolong! Bukan saya takut nanti saya keluar dari sini nanti saya diculik, saudaraku. Terus bantu doa, Pak Zainuddin MZ. Yah, anaknya sudah sekolah Alkitab. Beri kemuliaan bagi Allah (jemaat tepuk tangan semua). Saya melayani dia (KH Zainuddin MZ) sudah dua tahun yang lalu. Intinya, saya mau sampaikan, dia sudah dibaptis. Dan bantu dia dalam doa.” Itulah kutipan ceramah kesaksian Pendeta Filemon.

Siapapun yang masih ada setitik iman di dadanya, pasti akan mendidih emosinya. Betapa tidak, pribadi Rasu*lullah Sallallahu a’aihi wasallam disamakan dengan seekor unta oleh pendeta radikal. Kemu*dian Dai Sejuta Umat dikatakan telah dibaptis, padahal hingga kini beliau masih aktif berdakwah.

Sepandai-pandai pendeta radikal membungkus kebohongan, akan ketahuan juga belangnya. Dalam buku ini, dengan akurat, terungkaplah berbagai fakta dan data belasan kebohongan misi, antara lain: kebohongan testimoni palsu yang dipelopori oleh Jusuf Fujita Roni, kebohongan kesaksian VCD dusta seperti yang dilakukan oleh Pendeta Fachli Bahrudin, kebohongan lewat fitnah oleh Pendeta Filemon, kebohongan penampakan Tuhan, kebohongan doktrin, kebohongan ayat, pembohongan kepada jemaat Kristen dan umat Islam, kebohongan lewat media pijat, kebohongan dengan membuat Al-Qur`an palsu, kebohongan dengan buku pemelesetan Al-Qur`an, kebohongan lewat brosur, majalah dan kaligrafi Kristen berkedok Islam.

Buku “ringan” ini mem*bongkar segala kebohongan Gerakan dan fatamorgana Kristen. Gaya bahasanya dikemas apik sehingga tidak menjenuhkan dan mudah dipahami berbagai kalangan.

Setelah cukup lengkap mengupas fakta dan data kebohongan, buku ini juga dilengkapi beberapa pedoman praktis kristologi sebagai bekal menghadapi konspirasi kebohongan misi Kristenisasi.

Walhasil, pembaca diajak untuk berpikir ulang untuk tidak meninggalkan Islam sekalipun. Sesuai dengan ajakan penulis dalam penutup buku untuk merenungkan dengan hati nurani yang paling dalam bahwa orang Islam yang mudah murtad adalah kelas awam yang miskin-lapar dan intelektualnya di bawah garis kebodohan. Mereka mudah tertipu oleh materi dan kebohongan testimoni. Tidak ada orang Islam yang murtad dari kalangan cerdik-pandai, alim-ulama dan cedekiawan.

Selanjutnya berpulang kepada kearifan pembaca, mau jadi intelek atau awam? A. Ahmad Hizbullah MZ

http://www.muhammadiyah-tabligh.or.i…rticle&sid=250

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: