Pria dan Sex

Posisi ketika dalam berhubungan seksual memang berpengaruh pada kenikmatan seksual. Itulah sebabnya mengapa tips-tips gaya bercinta Kamasutra sangat populer, karena memang memberi dampak yang luar biasa ketika berhubungan intim. Karena itu, jika ada permasalahan tentang posisi, jangan sampai tidak dikomunikasikan.

A.      Kegagalan Pria Dalam Berhubungan Seks

Seorang pria yang tidak dapat melakukan penetrasi genital dengan wanita secara baik, sangat memungkinkan karena ia menderita impotensi, ejakulasi dini, atau bahkan bukan ‘laki-laki’. Kapasitas dalam penetrasi itu sendiri sering dipersoalkan untuk menentukan kemampuan dan kredibilitas eksistensi keperiaan. Ada pendapat bahwa kemampuan penetrasi yang waktunya di bawah 10 menit dianggap lemah, sementara yang bisa satu jam atau lebih dianggap super perkasa. Padahal, menurut secara normal, penetrasi ketika bersanggama pada umumnya berkisar 7-9 menit saja.

Secara normal, pria yang melakukan penetrasi, sebagai proses lanjutan aktivitas yang melibatkan emosi, pada umumnya tercipta sensasi-sensasi emosi. Artinya, ketika pria melakukan penetrasi genital dengan wanita merasakan getaran rasa yang besar dalam kenikmatan, baik fisik maupun psikis yang kemudian berujung pada rasa puas, baik itu diri sendiri ataupun pasangannya. Dan pria yang dapat memperpanjang waktu penetrasi, tentunya punya kesempatan untuk mengeksplorasi petualangan emosinya, dalam berbagai bentuk, tergantung pengetahuan dan pengalaman yang bersangkutan.

Seorang pria yang banyak membaca buku yang memuat informasi tentang teknik bercinta, mungkin akan memfantasikan berbagai teknik ketika penetrasi genital dalam fase hubungan seks. Demikian pula ketika pria yang pernah melihat berbagai adegan dalam blue film, mungkin akan meniru atau membayangkan salah satu filenya. Sedangkan seorang pria yang mempunyai wawasan atau catatan pengalaman lebih banyak, sudah pasti lebih kaya dalam mengeksplorasi emosinya.

Persoalannya adalah apa yang disebut kualitas berhubungan seks yang maksimal? Seperti yang telah disebutkan, hubungan seks adalah salah satu cara komunikasi total fisik maupun piskisdua personal (normalnya lawan jenis) melalui proses aktivitas seksual. Proses komunikasi yang melibat raga dan jiwa ini akan memberikan tekanan-tekanan emosi yang berupa perasaan-perasaan senang atau sebaliknya, nikmat, sakit, rileka, tegang, sensasi, kepausan, kekecewaan. Tentunya tujuan akhir berhubungan seks adalah yang memberikan arti positif pada kedua belah pihak.

Tetapi pada kenyataannya, tidak semua hubungan hubungan seks tersebut selalu positif. Sebanyak 80% dari 95 responden (pria dewasa) mengaku kualitas hubungan seks mereka dalam keadaan baik-baik saja, tapi yang mengejutkan, 40% dari 36 pria mengaku pernah melakukan hubungan seks dengan wanita lain alias selingkuh dengan alasan jenuh, dan agar mendapatkan fantasi yang berbeda dan pasangnya pasif tidak variatif.

Memang, untuk berhubungan seks yang ideal harus diupayakan oleh kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, karena dalam banyak kasus mesing-masing memiliki kekurangan.

Pada kaum pria, terutama pada pasangan muda, kasusnya adalah kemampuan untuk penetrasi yang masih lemah, yaitu ejakulasi dini. Pada pria-pria muda ini umumnya kondisi fisiknya kurang menunjang akibat pola hidup yang tidak sehat seperti, makan tidak teratur dan bergizi, olahraga dan istirahat tidak tercukupi. Sedangkan secara piskis, tekanan pekerjaan dan gaya hidup perkotaan membuatnya stres. Akibatnya, ia tidak siap untuk melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Atau kalau memang siap, namun ia tidak dapat melakukan dengan secara baik.

Demikian pula pada wanita seringkali frigiditas. Ketidak senangan emosi bisa berakibat tidak nafsu dengan urusan seks. Kemungkinan kejenuhan di dalam rumah tangga, dan ketidak berhasilan memvariasikan kehidupan seks, juga berpotensi mengakibatkan kegagalan dalam hubungan seks.

Dan kegagalan hubungan seks ini, apapun penyebabnya, dan siapa pun yang berperan, tetap saja mengancam kelangsungan hubungan pasangan itu sendiri. Bisa saja, salah satu dari pasangan mencari pasangan lain alias berselingkuh, atau kekecewaan yang menumpuk akan memanaskan hubungan dan meledak menjadi perceraian

B.   12 Posisi Seks Ala Istana

Seks bukanlah rutintitas semata. Seks merupakan bagian dari seni yang membutuhkan penghayatan dan pemahaman. Kenikmatan seks akan diperoleh bila pasangan merasakan kepuasan. Untuk menghindari kejenuhan, setiap pasangan harus bisa pandai menciptakan suasana baru. Lakukan teknik dan cara permainan yang berganti-ganti. Jangan pasrah dengan posisi bermain konvensional.

Negeri Tirai Bambu adalah suatu negeri yang memiliki akar budaya yang kuat dan prinsip keharmonisan yang tinggi, sehingga dalam seni berhubungan seks pun mereka tidak hanya melihat secara fisik, namun, lebih dari itu melihat dari sisi kehidupan, seni, alam, cinta dan etika. Sehingga tak pelak lagi apabila keharusan ini kemudian menuntut suatu kemapanan dan aturan yang penuh pernik dalam melakukan hubungan seks di istana. Terutama ; Dalam cara penyambutan selir pada sang Kaisar. Sikap sayang dan mempesona. Kesopanan membuka pakaian. Tata cara mempersilakan ke ranjang. Merangsang tanpa keraguan, namun tetap lembut. Memasuki coitus dengan vitalitas. Dan pemberian penutup badan serta membersihkan sisa sanggama.

Negeri Tiongkok memiliki banyak kitap rahasia ilmu seks yang disusun pada jaman kerajaan masa lampau. Kitab-kitab tersebut berisi dari berbagai macam detail mengenai seks yang banyak diikuti pada jaman modren sekarang, detail-detail ini terperinci menjadi bagian yang saling menyatu. Juga diperkenalkan berbagai teknik dan posisi dalam berhubungan seks. Berikut 12 posisi dan teknik hubungan seks ala istana yang dapat menghindari pasangan dari kejenuhan dalam berhubungan seksual.

1. Posisi Terlentang

Posisi telentang umum, juga disebut posisi “Lebah memetik sari kembang”. Posisi ini wanita telentang sementara pria harus menopang pada kedua sikut dan lututnya.Si wanita lalu menarik kedua kaki sampai lutut dan mendekati kupingnya. Posisi ini akan mengembangkan vulna serta memberikan tancapan yang dalam, sehingga akan memcapai puncak kenikmatan.

2. Posisi Tidur Miring

Praktek posisi ini, wanita harus menari kedua kakinya, sehingga pahanya berada di sudut, tegak lurus dengan badannya. Sementara posisi pria tudur menyamping tepat di belakang wanita. Variasi pada posisi ini akan memberikan kesan rileks dengan gerakan ringan. Bila pria berada disebelah kiri wanita, maka kaki kiri wanita diletakkan di atas kedua kaki pria. Posisi ini dilakukan kebanyakan untuk hubungan sesudah orgasme.

3. Posisi Berayun Kaki

Wanita duduk ditepi ranjang sambil mengayun-ayunkan kaki, sedangkan pria berdiri di depannya. Posisi ini bisa diatur sesuai selera. Kelebihan posisi ini, ketika wanita bersandar pada kedua tangan dan mendorong-dorong bagian vitalnya akan merasakan perangsangan yang nikmat. Sayangnya pada posisi ini tidak menguntungkan pria, pasalnya untuk mengalami orgasme pada posisi berdiri umumnya tidak disukai oleh pria.

4. Posisi Kaki di Bahu

Posisi ini sang pria harus tegak pada kedua tangannya. Ia harus tahu pasa saat menekan. Dengan gerakan berulang akan menghasilkan gerakan pro. Tetapi sip variasi ini akan memberikan desakan pada bagian perut pria dan otot-otot panggul. Untuk mencapai puncak kenikmatan yang plus, posisi kaki wanita dapat direndahkan dengan menyilangkan kedua kakinya melalui pinggang sang pria, hingga sang wanita dapat mengunci, mempererat dekapannya menggunakan otot-otot kakinya. Dalam posisi ini juga dapat memperpanjang hubungan seks.

5. Posisi Duduk Di Kursi

Permainan ini sebaiknya dilakukan didepan cermin, pasalnya bayangan akan terpantul yang menghasilkan dimensi baru pada rangsangan seks. Caranya pria duduk dikursi yang tak berlengan, sementara wanita duduk dipangkuan berhadapan. Untuk mengatur gerakannya wanita halus memeluk erat tubuh pria sekaligus mengatur gerakannya. Sedangkan tugas pria hanya membelai dan mencium mesra pasangannya. Salah satu kelebihan dalam posisi ini adalah keduanya dapat melihat reaksi masing-masing di cermin.

6. Posisi Jongkok

Posisi ini lebih mudah dilakukan, karena pasangan yang akan bersanggama tinggal jongkok untuk saling berhadapan. Posisi jongkoknya harus sedemikian rupa agar kelamin mereka saling bertemu. Dengan gerakan yang teratur dan terarah pria kemudian menyusupkan “rudal raksasanya” ke dalam liang sanggama pasangannya.

7. Posisi Duduk Di Lantai

Pria duduk di lantai menghadap wanita dengan menjulurkan kaki di bawah kursi tempat duduk wanita, Kemudian sang pria menjulurkan tangan menarik wanita dari tempat duduknya secara perlahan, sehingga jatuh sedemikian rupa. Sang wanita dapat bersandar pada kursi dan menopangkan dirinya di atas kedua tangan dan sikunya. wanita juga dapat mempertinggi dan merendahkan posisinya pada orgasme yang saling berbalasan.

8. Posisi Duduk Berhadapan

Pasangan pria-wanita duduk saling berhadapan dan saling berpelukan dibantu dengan kaki. Gerakan dilakukan dengan sangat perlahan dan berirama, berayun ke depan dan kebelakang, sehingga menghasilkan kenikmatan. Posisi ini terbilang jenaka dan pasangan harus betul-betul serius untuk menahan lawa sebelum posisi ini berlangsung lima menit. Bila saat orgasme dalam posisi ini, sebaiknya sang pria menarik sang wanita lebih dekat, sehingga tubuhnya saling menempel.

9. Posisi Bantal Bawah Pinggul

Letakkan bantal tepat dibawah pinggul wanita, dalam posisi sedang telentang sehingga membentuk abjad V kebawah dan keluar. Kontak seks akan menjadi maksimal. Bila ingin menambah kenikmatan maka bantalnya bisa ditarik lebih kebawah pantat, sehingga sudut V akan berubah melengkung keatas dan kedalam. Ini akan menjadikan posisi kelamin wanita tepat berhadapan organ seks pria. Posisi ini sangat ideal untuk wanita yang agak gendut atau pria yang berukuran vital pendek.

10. Pria terlentang

Pria melipatkan kedua kakinya pada lutut, tapi kedua ujung kakinya tetap menginjak tempat tidur, sementara wanita meletakkan tubuhnya diatas kedua paha pria dan harus menopang tubuhnya pada kedua tangan dan lutut. Setelah itu wanita berbaring menelungkup diatas tubuh pria. Pada posisi ini lebih romantis, karena wanita dapat membelai dan mencium pasangannya.

11. Posisi Bersilang

Pada posisi ini pasangan yang bersanggama duduk bersama diranjang. Wanita duduk di atas kaki pria. Kaki mereka direntangkan sehingga kaki sang pria berada di bawah kaki sang wanita. Kemudian kaki wanita ditekankan ke perut pria agar “kunci pusaka menemukan lubang gerbang”. Dengan gerakan maju mundur kunci pusakanya tersebut dapat keluar masuk gerbang istana kenikmatan.

12. Posisi Berlawanan Arah

Posisi ini paling rileks, pasalnya kepala pria berada diatas kaki wanita. Pasangan bisa saling melihat organ intim pasangannya. Gerakan posisi berlawanan arah ini dilakukan pria dengan mengencangkan dan mengendurkan punggungnya, sehingga memberi gerakan yang naik turun yang fleksibel pada wanita yang mendorong tercapainya kenikmatan yang luar biasa. Untuk mencapai kenikmatan yang lebih, wanita harus merendahkan tubuhnya ke belakang dengan perlahan-lahan sehingga ia terlentang diantara kedua kaki pria.

C.      Mitos Tentang Ukuran Penis / Kelamin Pria

Organ yang paling penting pada pria normal, tentunya organ vital yang disebut penis.

Demikian vitalnya sehingga bukan hanya sebagai identitas dari kelelakiannya itu sendiri, tetapi juga merupakan simbol kualitas seks kaum pria, bahkan lebih dari itu bagian pokok dari eksistensi jenis kelamin.

Seorang pria tidak lagi menjadi penting menjalankan fungsinya selagi organ vitalnya tak berfungsi. Ketika penis tersebut tidak mampu secara maksimal membahagiakan wanita/pasangan, maka, ia mengurangi citra pemiliknya meskipun pemahaman ini tidak selalu benar. Misalnya : Ketika terjadi ejakulasi dini, atau tidak mampu ereksi, ataupun bentuk dan ukuran organ terlalu kecil, maka si pemilik penis tersebut bisa dijadikan kambing hitam. Padahal, semestinya tidak seperti itu.

Organ vital yang secara anatomi berbentuk ‘daging’ memanjang ini, secara kodrati mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai tempat lewat urin dan alat memasukkan sperma ke dalam kandungan wanita, melalui organ vagina (vital wanita).

Kenapa alat vital pria harus berbentuk memanjang seperti itu, inilah kebesaran sekaligus kecerdasan Tuhan ketika menciptakan manusia berpasang-pasangan dan kemudian membuat keturunan. Namun dalam konteks pasangan ini, di tangan menusia tumbuh pemahaman pola dan tingkat hubungan yang melibatkan rasa dan emosi yang dibalut dalam hubungan seks. Dan organ tubuh dibubuhkan mitos orgasme.

Panjang dan bentuk organ vital pria, pada umumnya standar berbentuk memajang dengan kepala yang lebih besar pada ujungnya. Ia terdiri dari jaringan ereksi yang dalam keadaan biasa seperti otot yang lembek, tersusun dalam tiga kolom silindris. Kolom atas dan bawah melebar hingga ujung untuk membentuk glan, sedangkan kolom tengah mengalir tabung sempit (Urethra) sebagai saluran sperma dan urin.

Organ lebih ini tertutup dengan otot-otot yang terisi jaringan yang kosong ketika dalam keadaan lembek, tapi dapat dengan segera membesar dan mengencang ketika terisi dangan darah. Saat inilah organ vital tersebut dalam keadaan ereksi. Organ memajang ini menyambung ke glan dengan dibatasi lekukan melingkar pada bagian leher, sementara pada bagian kepala (glan) tertutup oleh lapisan kulit (kulup). Sejak awal, lapisan kulit ini menutup pada glan dan pelahan memisah/melipat ketika tumbuh dan dewasa, sehingga bagian kepalanya menjadi terbuka. Pada banyak pria Indonesia, terutama yang beragama Islam, lapisan kulit (kulup) itu dibuang atau dipotong dengan sunat. Ada mitos bahwa lapisan kulit yang dipotong akan lebih mengontrol proses ejakulasi, tapi sebenarnya hal tersebut tidak benar bahwa lapisan kulit yang dipotong dan dibentukkan khusus dapat memberi rangsangan lebih pada wanita, mungkin juga ada benarnya, tapi bentuk organ vital yang berlekuk (membentuk benjolan) pada bagian kepala itu sendiri sebenarnya secara otomatis sudah dapat memberi rangsangan pada organ wanita.

Kulit organ pria sebenarnya sangat tipis, elastis, dan tanpa lemak, tapi longgar pada jaringan pokok sehingga memungkinkan untuk membesar dan memanjang tanpa rasa sakit dan organ ini agak berbeda dengan organ lainnya, karena diperkaya dengan syaraf sensori dan syaraf otonomik yang sensitif. Pada bagian-bagian tettentu sangat peka, sehinga sentuhan secara sistematis dapat dengan cepat merangsang perubahan ukuran serta kepekaan syaraf.

Ukuran organ vital para pria rata-rata adalah 3,75 inci tau 9.5 cm dalam keadaan lembek. Ketika pria terangsang dan organ tersebut menegang, otomatis terjadi perubahan ukuran, panjang bertambah 7-8 cm dan membesar 50 hingga 100 persen. Prpses penegangan masing-masing orang tidak sama. Ada yang hanya memerlukan beberapa detik, ada yang dengan menghitung menit, tergantung kepekaan dan kondisi emosional yang bersangkutan. Beberapa kasus menunjukkan bahwa kondisi kesehatan tubuh juga sangat mempengaruhi perubahan organ pria tersebut. Seseorang yang kondisinya cukup baik dan sehat akan memberikan kemungkinan perubahan ukuran yang lebih baik. Yang pasti saat ereksi terjadilah aliran darah pada organ ini. pembuluh darah dipenuhi darah dan dan pembuluh darah arteri membesar menekannya sehingga terus menegang hingga ejakulasi.

Apakah dengan ukuran vital yang besar dapat membuat pasangan pria lebih afektif sebagai pasangan seks? Namanya mitos, pemahaman seperti itu tidak sepenuhnya benar. Tak ada hubungan langsung bahwa organ yang besar otomatis lebih potensial, sebab masalah kualitas seks ditentukan oleh berbagai faktor secara anatomi, bentuk dan ukuran standar organ vital pria sudah memungkinkan untuk dapat pas dan harmonis dengan pasangan wanitanya. Tidak berarti ukuran penis yang lebih kecil tidak dapat memuaskan pasangannya daripada ukuran penis yang jumbo. Memang, ada wanita tertentu yang merasa lebih pas dengan penis yang ukurannya lebih besar dan jumbo, Namun, tidak semua wanita begitu.

Malah, ada penelitian studi yang menyebutkan behwa penis yang ketika lembek hanya berukuran 7,5-9 cm, dan kitaka menegang akan bertambah dua kali lipat lebih panjang, sementara ukuran yang lebih besar ketika lembek ukurannya sekitar 10-11.5 cm, dan ketika ereksi penuh hanya bertambah 7 hingga 8 cm saja.

Memang ada penis yang tidak dalam keadaan lirus ketika ereksi. Beberapa agak melengkung, ke kiri, ataupun ke kanan. Untuk yang berbentuk pisang, konon, memberikan variasi kelincahan dalam beratraksi.

D.   POSISI SEKS MANAKAH YANG PALING MEMUASKAN?

Banyak yang bertanya, sesungguhnya posisi manakah yang paling banyak mendatangkan kepuasan dalam berhubungan seks? Ini merupakan suatu pertanyaan umum, sebenarnya semua posisi bercinta yang di maksud untuk mendatangkan kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya. Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada Anda yang melakukannya.

Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas, namun, para wanita kebanyakan lebih suka berada dibawah. Mereka bilang berbaling di ranjang lebih santai dan bebas menatap wajah pria yang dicintai, juga kenimaktan pendahuluan. Apalagi tanpa harus banyak usaha (keluar tenaga), kepuasan seks bisa tercapai. Untuk para wanita, bila posisinya dibawah membuat mereka ; Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Wanita juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai. Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal. Posisi ini sangat indah secara estetika, sebab wanita tidak perlu merasa malu akan tubuhnya (karena ketutupan tubuh pasangannya).

Beberapa wanita mengatakan bahwa posisi di bawah membuat mereka lebih mudah mencapai orgasme kerena merasa lebih nikmat.

Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan berhubungan seks. Misalnya pada posisi misionaris ini, wanita bisa menaruh 1 atau 2 bantal di bawah pinggulnya, mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain. Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.

Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur, ini adalah posisi soesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu ; Tumpuann tubuh wanita, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi diatas.

Bila sang wanita cukup bugar, boleh juga mencoba variasi yang lain. Dengan cara menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara mereka. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha Anda menahan tubuhnya, dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai.

Tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainannya adalah aliran adrenalin. Artinya, bila Anda merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenali mengalir

lebih deras, barulah seks akan memuaskan Anda. Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi pertahankan aliran deras adrenalin itu dengan menyuruh pikiran Anda tenang.

Disamping itu, sebenarnya saat berhubungan seks tidak memaku sebab pada akhirnya akan ditentukan oleh situasi dan kondisi, situasi dan kondisi ini yang tepat akan membangkitkan romantisme yang hangat, hingga membawa Anda sampai ke puncak orgasme.

E.    Memperbesar penis

Penemuan terbaru di Amerika mengenai ‘pemeliharaan’ penis. Para ahli penelitian di Amerika kini telah menemukan cara mengenai ‘permak’ alat kelamin pria, baik itu itu untuk memperbesar maupun pengobatannya. tentu saja kabar ini sangat menggembirakan bagi para pria yang selama ini tidak puas dengan ukuran bentuk penisnya.

Selama ini teraphy alat kelamin hanya dikenal melalui pengobatan tradisonal terutama di Asia termasuk di Indonesia. Kini telah ditemukan tekhnologi ini di Amerika, maka semakin meningkatkan optimisme di kalangan pria yang menginginkan alat vitalnya sempurna.

“Penis” memang organ yang paling vital bagi pria. Bila mengalami kecelakaan atau organ ini mengalami masalah, maka berbagai usaha dilakukan agar alat tersebut dapat disempurnakan. Dan kesempurnaan inilah yang kini sedang diusahakan para ilmuwan.

Para ilmuwan yakin mereka telah menemukan cara yang aman dan lebih efektif untuk meningkatkan ukuran penis pria. Cara ini didapatkan ketika para peneliti Amerika tersebut berhasil memasang penis pada seekor kelinci.

Penis yang dipasang pada kelinci tersebut ternyata bisa digunakan untuk penetrasi, sanggama dan menghasilkan sperma. Dan ini nampaknya akan bisa digunakan pada manusia. Penemuan ini meningkatkan harapan untuk merawat balita yang sejak lahir memiliki penis yang tidak sempurna atau mereka yang penisnya rusak karena kecelakaan. Bisa juga membantu para pria yang ingin penisnya diperbesarkan. Para peneliti itu awalnyamenumbuhkan jaringan penis di laboratorium yang selanjutnya dengan operasi dipasangkan pada kelinci tersebut.

Dr Anthony Atala dan rekan-rekannya di Sekolah Kedokteran Harvard mengambil contoh dari otot penis dan jaringan erektil. Para ilmuwan kemudian memindahkan jaringan erektil dari 20 penis kelinci dan menggantinya dengan jaringan yang sudah direkayasa.

Karena jaringan-jaringan itu ditumbuhkan dari sel-sel kelinci itu sendiri, maka tidak ada penolakan terhadap kekebalan tubuh. Kelinci-kelinci itu lalu diletakkan di kandang dengan kelinci betina. Ternyata kelinci jantan bisa menggunakan penisnya untuk melakukan fungsi seksual. Menurut Dr Anthony dalam New Scientist, kelinci tersebut dapat melakukan bersabggama, penetrasi dan menghasilkan sperma.

Meskipun penerapan hal ini pada manusia nampaknya masih membutuhkan waktu yang lebih lama, tetapi para ilmuwan masih terus berusaha agar dapat membuat penis dengan utuh. Mereka menganggap bahwa bagian ini merupakan organ yang paling sulit untuk ditumbuhkan di laboratorium karena sangat kompleks. Namun, mereka mengingatkan bahwa prosedur ini mungkin tidak bisa ditarapkan pada wanita yang ingin menjadi pria. Karena jelas sel wanita sangat berbeda dengan sel pria.

Seperti yang kita ketahui, sekarang penis yang diperbesar dengan suntikan sel-sel lemak atau menarik bagian dari organ itu yang menyusut ke tubuh. Metode ini oleh beberapa orang dianggap sebagai perbuatan yang kasar dan tidak selalu berhasil. Sehingga membuat para ilmuwan untuk terus berpikir menemukan dendan cara yang terbaik dan tidak mengundang resiko.

F.    Memaksimalkan Posisi “Dinas”

Lebih dari 80 persen pasangan mengaku memilih berhubungan seks dalam posisi “dinas” alias missionary position. Karena itu, mari kita maksimalkan posisi ini agar hasilnya lebih greng dan joss!

Kemungkinan besar, Anda termasuk dalam 80 persen pasangan yang  nenyukai posisi klasik dalam berhubungan seks: posisi “dinas”. Jika Anda mungkin belum punya bayangan seperti apa posisi dinas itu, kami akan memberikan gambarannya. Posisi “dinas”, atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai missionary position adalah berhubungan seks dalam posisi pria di atas dan wanita di bawah saling berhadapan. Jika wanitanya membelakangi pria, walaupun ia berada di bawah pria, posisi tersebut tak lagi masuk dalam kategori posisi “dinas”, tetapi disebut sebagai posisi rear entry atau penetrasi dari belakang.

Ada banyak alasan mengapa banyak pasangan yang merasa nyaman melakukan hubungan seks dalam posisi ini. Alasan utama adalah alasan alamiah. Konon, menurut beberapa ahli, posisi “dinas” merupakan posisi yang paling alamiah bagi manusia untuk berhubungan seks. Kebanyakan spesies dalam dunia fauna melakukan hubungan seks (baca: aktivitas reproduksi) dalam posisi rear entry. Hanya manusia dan sedikit jenis spesies lain yang melakukan hubungan seks dalam posisi saling berhadapan. Dan, konon lagi, posisi ini merupakan gambaran yang sempurna dari proses reproduksi manusia: wanita menerima dan pria memberi benih.

Sampai tahun 70-an dan sebelum kitab Kamasutra menjadi demikian popular, penggambaran hubungan sebadan dua insan manusia berlawanan jenis ini, selalu digambarkan dalam posisi “dinas”. Penggambaran hubungan seks dalam kitab-kitab kuno maupun lukisan dan relief (seperti yang ada di candi Borobudur) – kecuali, tentu saja dalam Kamasutra – juga dilakukan dalam posisi ini. Pasca tahun 70-an, posisi seks lain segera mendapat tempat, dan makin meledak ketika “ajaran” dalam kitab Kamasutra disebarkan secara luas.

Gerakan persamaan wanita dan penelitian yang intensif dalam bidang seksualitas juga turut memberi andil terhadap turunnya pamor posisi “dinas”. Kaum feminis menyatakan posisi “dinas” sebagai posisi yang menyebabkan wanita menjadi lebih pasif dan inferior terhadap pria. Para pakar seksologi menyatakan bahwa posisi ini tak bisa menstimulasi klitoris (apalagi g-spot) sehingga banyak wanita yang tak bisa mencapai orgasme saat berhubungan seks. Dalam sekejap, posisi “dinas” menjadi posisi hubungan seks yang usang dan sebagai “membosankan”. dikonotasikan

Tetapi, posisi ini toh tetap menjadi favorit kebanyakan orang. Kenapa? “Secara psikologis, posisi ini tetap merupakan posisi terbaik. Saat berhubungan seks, pasangan bisa saling memandang dan posisi ini memberikan peluang paling baik untuk melakukan kontak badan paling banyak dibanding posisi lain,” papar Shirley Zussman, Ed.D., pakar seks dan terapis pernikahan dari New York, Amerika Serikat.

Untungnya lagi, paling tidak bagi yang masih merasa belum punya cukup nyali untuk mencoba posisi selain posisi “dinas”, penelitian-penelitian yang dilakukan juga menemukan berbagai cara yang bisa digunakan untuk memaksimalkan posisi “dinas” ini. Inilah sebagian dari cara yang bisa membuat Anda mencapai orgasme walaupun posisi yang Anda lakukan saat berhubungan adalah posisi “dinas”.

Memaksimalkan Penetrasi

Tak ada manusia yang sempurna dan tak semua pria dianugerahi penis dengan panjang dan ukuran yang ideal. Salah satu kunci mencapai kepuasan saat hubungan seks dalam posisi dinas adalah penetrasi yang cukup dalam. Namun, jika masalah suami (dan dengan demikian juga menjadi masalah Anda) adalah ukuran, penetrasi yang dalam saat berhubungan intim tentu juga tak bisa dipenuhi. Namun, ingatlah ungkapan klise ini: jangan berkecil hati. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk “mengakali” keterbatasan tersebut.

Cara yang paling mudah adalah dengan menaruh satu atau dua bantal di bawah panggul Anda, sehingga pangkal paha Anda menjadi terangkat dan lebih menonjol. Dalam posisi ini, jarak dari bibir vagina dan leher rahim menjadi lebih pendek, sehingga saat penetrasi “ukuran” suami yang biasa-biasa saja tetap bisa menjangkau jauh hingga ke leher rahim. Sebagai catatan, stimulasi pada leher rahim (atau cervix) juga bisa membuat Anda mencapai orgasme. Dalam posisi ini, suami bisa melakukan penetrasi dalam posisi menindih atau duduk, sesuai keinginannya.

Cara kedua untuk mencapai penetrasi yang dalam dipaparkan oleh Avodah Offit, M.D., dalam bukunya The Sexual Self. “Saat berhubungan seks dalam posisi ‘dinas’, angkat lutut ke arah pundak dan rentangkan lebar-lebar sehingga cukup ruang bagi sang suami untuk melakukan penetrasi di antara kedua kaki Anda. Dengan tubuh suami di antara kaki Anda, topanglah berat badan suami dengan bagian belakang paha. Jika ingin bergerak, Anda dapat bergerak maju mundur seirama dengan gerakan suami,” papar Offit.

Kelemahan posisi ini: amat melelahkan, sehingga Anda harus dalam kondisi fit untuk melakukan manuver tersebut. Sisi positifnya, posisi ini juga memberikan Anda kontrol untuk melakukan gerakan. Anda juga bisa menentukan seberapa dalam suami Anda boleh masuk dengan cara menarik paha Anda ke arah bahu untuk penetrasi lebih dalam atau menggerakkannya ke arah bawah untuk penetrasi yang tak terlalu dalam.

Hal lain yang juga bisa memaksimalkan hubungan seks dalam posisi “dinas” ini adalah dengan melakukan latihan Kegel. “Latihan Kegel bisa membuat otot-otot vagina Anda lebih kencang sehingga gesekan saat hubungan seks bisa maksimal,” papar Dr. Offit. Tetapi, manfaat maksimal dari latihan Kegel bisa Anda capai jika melakukan kombinasi kontraksi-relaksasi otot vagina saat berhubungan seks. “Gerakan ini bisa menekan bibir vagina dan klitoris sehingga bergerak ‘mendekati’ penis saat berhubungan intim,” tambah Offis.

Cara Lain yang Lebih Canggih

Jika Anda adalah salah satu orang yang pesimis bisa mencapai orgasme dalam posisi “dinas”, Anda mungkin perlu mempelajari teknik yang lebih canggih lagi. Namanya adalah Coital Alignment Technique (CAT) atau bisa diterjemahkan sebagai Teknik Penyejajaran Hubungan Intim. CAT ini adalah teknik yang memungkinkan stimulasi klitoris dan g-spot saat berhubungan intim dalam posisi “dinas”, sehingga memungkinkan wanita mencapai orgasme.

Walaupun namanya mungkin membuat Anda mengira posisi ini sulit dilakukan, prakteknya sebenarnya mudah saja. Untuk melakukan teknik ini, mulailah hubungan seks (setelah melakukan cukup pemanasan, ciuman, dan belaian) dalam posisi “dinas”. Bedanya, suami Anda harus melakukannya dengan menekan tubuh Anda dengan seluruh berat badannya (hati-hatilah jika Anda berbadan kecil dan suami Anda berbadan besar), dan bukannya menahan dengan tangannya. Lalu, dalam keadaan penetrasi, suami Anda harus menggerakkan badannya ke arah kepala Anda sekitar lima sentimeter, sehingga bagian pangkal pahanya berada di atas pangkal paha Anda (itulah sebabnya teknik ini disebut penyejajaran). dikonotasikan

Setelah bagian pangkal paha Anda berdua sejajar, lingkarkan kaki Anda di paha suami dan tekan pahanya ketika sang suami bergerak. “Kunci dari teknik ini adalah tekanan dan reaksi terhadap tekanan dari bagian pangkal paha Anda berdua,” papar Offit. Masih belum paham juga? Oke, teknik ini memang sedikit sulit diungkapkan tetapi sebenarnya amat mudah dilakukan. Jika Anda ingin mencobanya, tetapi tak tahu bagaimana caranya bahkan setelah membaca uraian di atas, mungkin Anda berlu berlatih dulu.

Pertama, cobalah menyejajarkan pangkal paha Anda berdua tanpa melakukan penetrasi. Jika Anda merasakan tekanan skrotum (kantung buah zakar) pada daerah pangkal paha Anda, berarti bagian ini telah sejajar. Sekarang, coba lakukan penetrasi dalam posisi ini. Tak mungkin? Memang sulit. Tetapi jika suami Anda menggerakkan bagian pangkal pahanya ke belakang (ke arah kaki Anda), penetrasi jadi mudah dilakukan. Setelah penetrasi, yang harus dilakukan suami Anda hanyalah menggerakkan kembali tubuhnya ke arah kepala Anda sehingga skrotumnya berada tepat di atas pangkal paha Anda. Mudah kan? Nah, sekarang, minta suami untuk tidak menahan berat badannya dengan tangannya, sehingga tubuh Anda berdua bersentuhan secara maksimal. Setiap gerakan yang ia lakukan sekarang paling tidak akan menstimulasi klitoris Anda.

Masih merasa sulit juga? Jangan takut. Latihan akan makin menyempurnakan teknik Anda. “Cobalah memekakan perasaan Anda berdua dan rasakan perubahan tekanan pada setiap gerakan yang ia lakukan. Dengan begitu, Anda akan menemukan sendiri posisi mana yang paling tepat dan memberi sensasi paling maksimal,” papar Offit. (Meita)

Sumber: Majalah Lisa

Posisi ketika dalam berhubungan seksual memang berpengaruh pada kenikmatan seksual. Itulah sebabnya mengapa tips-tips gaya bercinta Kamasutra sangat populer, karena memang memberi dampak yang luar biasa ketika berhubungan intim. Karena itu, jika ada permasalahan tentang posisi, jangan sampai tidak dikomunikasikan.

A. Kegagalan Pria Dalam Berhubungan Seks

Seorang pria yang tidak dapat melakukan penetrasi genital dengan wanita secara baik, sangat memungkinkan karena ia menderita impotensi, ejakulasi dini, atau bahkan bukan ‘laki-laki’. Kapasitas dalam penetrasi itu sendiri sering dipersoalkan untuk menentukan kemampuan dan kredibilitas eksistensi keperiaan. Ada pendapat bahwa kemampuan penetrasi yang waktunya di bawah 10 menit dianggap lemah, sementara yang bisa satu jam atau lebih dianggap super perkasa. Padahal, menurut secara normal, penetrasi ketika bersanggama pada umumnya berkisar 7-9 menit saja.

Secara normal, pria yang melakukan penetrasi, sebagai proses lanjutan aktivitas yang melibatkan emosi, pada umumnya tercipta sensasi-sensasi emosi. Artinya, ketika pria melakukan penetrasi genital dengan wanita merasakan getaran rasa yang besar dalam kenikmatan, baik fisik maupun psikis yang kemudian berujung pada rasa puas, baik itu diri sendiri ataupun pasangannya. Dan pria yang dapat memperpanjang waktu penetrasi, tentunya punya kesempatan untuk mengeksplorasi petualangan emosinya, dalam berbagai bentuk, tergantung pengetahuan dan pengalaman yang bersangkutan.

Seorang pria yang banyak membaca buku yang memuat informasi tentang teknik bercinta, mungkin akan memfantasikan berbagai teknik ketika penetrasi genital dalam fase hubungan seks. Demikian pula ketika pria yang pernah melihat berbagai adegan dalam blue film, mungkin akan meniru atau membayangkan salah satu filenya. Sedangkan seorang pria yang mempunyai wawasan atau catatan pengalaman lebih banyak, sudah pasti lebih kaya dalam mengeksplorasi emosinya.

Persoalannya adalah apa yang disebut kualitas berhubungan seks yang maksimal? Seperti yang telah disebutkan, hubungan seks adalah salah satu cara komunikasi total fisik maupun piskisdua personal (normalnya lawan jenis) melalui proses aktivitas seksual. Proses komunikasi yang melibat raga dan jiwa ini akan memberikan tekanan-tekanan emosi yang berupa perasaan-perasaan senang atau sebaliknya, nikmat, sakit, rileka, tegang, sensasi, kepausan, kekecewaan. Tentunya tujuan akhir berhubungan seks adalah yang memberikan arti positif pada kedua belah pihak.

Tetapi pada kenyataannya, tidak semua hubungan hubungan seks tersebut selalu positif. Sebanyak 80% dari 95 responden (pria dewasa) mengaku kualitas hubungan seks mereka dalam keadaan baik-baik saja, tapi yang mengejutkan, 40% dari 36 pria mengaku pernah melakukan hubungan seks dengan wanita lain alias selingkuh dengan alasan jenuh, dan agar mendapatkan fantasi yang berbeda dan pasangnya pasif tidak variatif.

Memang, untuk berhubungan seks yang ideal harus diupayakan oleh kedua belah pihak, baik pria maupun wanita, karena dalam banyak kasus mesing-masing memiliki kekurangan.

Pada kaum pria, terutama pada pasangan muda, kasusnya adalah kemampuan untuk penetrasi yang masih lemah, yaitu ejakulasi dini. Pada pria-pria muda ini umumnya kondisi fisiknya kurang menunjang akibat pola hidup yang tidak sehat seperti, makan tidak teratur dan bergizi, olahraga dan istirahat tidak tercukupi. Sedangkan secara piskis, tekanan pekerjaan dan gaya hidup perkotaan membuatnya stres. Akibatnya, ia tidak siap untuk melakukan hubungan seks dengan pasangannya. Atau kalau memang siap, namun ia tidak dapat melakukan dengan secara baik.

Demikian pula pada wanita seringkali frigiditas. Ketidak senangan emosi bisa berakibat tidak nafsu dengan urusan seks. Kemungkinan kejenuhan di dalam rumah tangga, dan ketidak berhasilan memvariasikan kehidupan seks, juga berpotensi mengakibatkan kegagalan dalam hubungan seks.

Dan kegagalan hubungan seks ini, apapun penyebabnya, dan siapa pun yang berperan, tetap saja mengancam kelangsungan hubungan pasangan itu sendiri. Bisa saja, salah satu dari pasangan mencari pasangan lain alias berselingkuh, atau kekecewaan yang menumpuk akan memanaskan hubungan dan meledak menjadi perceraian

B. 12 Posisi Seks Ala Istana

Seks bukanlah rutintitas semata. Seks merupakan bagian dari seni yang membutuhkan penghayatan dan pemahaman. Kenikmatan seks akan diperoleh bila pasangan merasakan kepuasan. Untuk menghindari kejenuhan, setiap pasangan harus bisa pandai menciptakan suasana baru. Lakukan teknik dan cara permainan yang berganti-ganti. Jangan pasrah dengan posisi bermain konvensional.

Negeri Tirai Bambu adalah suatu negeri yang memiliki akar budaya yang kuat dan prinsip keharmonisan yang tinggi, sehingga dalam seni berhubungan seks pun mereka tidak hanya melihat secara fisik, namun, lebih dari itu melihat dari sisi kehidupan, seni, alam, cinta dan etika. Sehingga tak pelak lagi apabila keharusan ini kemudian menuntut suatu kemapanan dan aturan yang penuh pernik dalam melakukan hubungan seks di istana. Terutama ; Dalam cara penyambutan selir pada sang Kaisar. Sikap sayang dan mempesona. Kesopanan membuka pakaian. Tata cara mempersilakan ke ranjang. Merangsang tanpa keraguan, namun tetap lembut. Memasuki coitus dengan vitalitas. Dan pemberian penutup badan serta membersihkan sisa sanggama.

Negeri Tiongkok memiliki banyak kitap rahasia ilmu seks yang disusun pada jaman kerajaan masa lampau. Kitab-kitab tersebut berisi dari berbagai macam detail mengenai seks yang banyak diikuti pada jaman modren sekarang, detail-detail ini terperinci menjadi bagian yang saling menyatu. Juga diperkenalkan berbagai teknik dan posisi dalam berhubungan seks. Berikut 12 posisi dan teknik hubungan seks ala istana yang dapat menghindari pasangan dari kejenuhan dalam berhubungan seksual.

1. POSISI TELENTANG

Posisi telentang umum, juga disebut posisi “Lebah memetik sari kembang”. Posisi ini wanita telentang sementara pria harus menopang pada kedua sikut dan lututnya.Si wanita lalu menarik kedua kaki sampai lutut dan mendekati kupingnya. Posisi ini akan mengembangkan vulna serta memberikan tancapan yang dalam, sehingga akan memcapai puncak kenikmatan.

2. POSISI TIDUR MIRING

Praktek posisi ini, wanita harus menari kedua kakinya, sehingga pahanya berada di sudut, tegak lurus dengan badannya. Sementara posisi pria tudur menyamping tepat di belakang wanita. Variasi pada posisi ini akan memberikan kesan rileks dengan gerakan ringan. Bila pria berada disebelah kiri wanita, maka kaki kiri wanita diletakkan di atas kedua kaki pria. Posisi ini dilakukan kebanyakan untuk hubungan sesudah orgasme.

3. POSISI BERAYUN KAKI

Wanita duduk ditepi ranjang sambil mengayun-ayunkan kaki, sedangkan pria berdiri di depannya. Posisi ini bisa diatur sesuai selera. Kelebihan posisi ini, ketika wanita bersandar pada kedua tangan dan mendorong-dorong bagian vitalnya akan merasakan perangsangan yang nikmat. Sayangnya pada posisi ini tidak menguntungkan pria, pasalnya untuk mengalami orgasme pada posisi berdiri umumnya tidak disukai oleh pria.

4. POSISI KAKI DIBAHU

Posisi ini sang pria harus tegak pada kedua tangannya. Ia harus tahu pasa saat menekan. Dengan gerakan berulang akan menghasilkan gerakan pro. Tetapi sip variasi ini akan memberikan desakan pada bagian perut pria dan otot-otot panggul. Untuk mencapai puncak kenikmatan yang plus, posisi kaki wanita dapat direndahkan dengan menyilangkan kedua kakinya melalui pinggang sang pria, hingga sang wanita dapat mengunci, mempererat dekapannya menggunakan otot-otot kakinya. Dalam posisi ini juga dapat memperpanjang hubungan seks.

5. POSISI DUDUK DIKURSI

Permainan ini sebaiknya dilakukan didepan cermin, pasalnya bayangan akan terpantul yang menghasilkan dimensi baru pada rangsangan seks. Caranya pria duduk dikursi yang tak berlengan, sementara wanita duduk dipangkuan berhadapan. Untuk mengatur gerakannya wanita halus memeluk erat tubuh pria sekaligus mengatur gerakannya. Sedangkan tugas pria hanya membelai dan mencium mesra pasangannya. Salah satu kelebihan dalam posisi ini adalah keduanya dapat melihat reaksi masing-masing di cermin.

6. POSISI BERJONGKOK

Posisi ini lebih mudah dilakukan, karena pasangan yang akan bersanggama tinggal jongkok untuk saling berhadapan. Posisi jongkoknya harus sedemikian rupa agar kelamin mereka saling bertemu. Dengan gerakan yang teratur dan terarah pria kemudian menyusupkan “rudal raksasanya” ke dalam liang sanggama pasangannya.

7. POSISI DUDUK DILANTAI

Pria duduk di lantai menghadap wanita dengan menjulurkan kaki di bawah kursi tempat duduk wanita, Kemudian sang pria menjulurkan tangan menarik wanita dari tempat duduknya secara perlahan, sehingga jatuh sedemikian rupa. Sang wanita dapat bersandar pada kursi dan menopangkan dirinya di atas kedua tangan dan sikunya. wanita juga dapat mempertinggi dan merendahkan posisinya pada orgasme yang saling berbalasan.

8. POSISI DUDUK

Pasangan pria-wanita duduk saling berhadapan dan saling berpelukan dibantu dengan kaki. Gerakan dilakukan dengan sangat perlahan dan berirama, berayun ke depan dan kebelakang, sehingga menghasilkan kenikmatan. Posisi ini terbilang jenaka dan pasangan harus betul-betul serius untuk menahan lawa sebelum posisi ini berlangsung lima menit. Bila saat orgasme dalam posisi ini, sebaiknya sang pria menarik sang wanita lebih dekat, sehingga tubuhnya saling menempel.

9. POSISI BANTAL BAWAH PINGGUL

Letakkan bantal tepat dibawah pinggul wanita, dalam posisi sedang telentang sehingga membentuk abjad V kebawah dan keluar. Kontak seks akan menjadi maksimal. Bila ingin menambah kenikmatan maka bantalnya bisa ditarik lebih kebawah pantat, sehingga sudut V akan berubah melengkung keatas dan kedalam. Ini akan menjadikan posisi kelamin wanita tepat berhadapan organ seks pria. Posisi ini sangat ideal untuk wanita yang agak gendut atau pria yang berukuran vital pendek.

10. POSISI PRIA TELENTANG

Pria melipatkan kedua kakinya pada lutut, tapi kedua ujung kakinya tetap menginjak tempat tidur, sementara wanita meletakkan tubuhnya diatas kedua paha pria dan harus menopang tubuhnya pada kedua tangan dan lutut. Setelah itu wanita berbaring menelungkup diatas tubuh pria. Pada posisi ini lebih romantis, karena wanita dapat membelai dan mencium pasangannya.

11. POSISI BERSILANG

Pada posisi ini pasangan yang bersanggama duduk bersama diranjang. Wanita duduk di atas kaki pria. Kaki mereka direntangkan sehingga kaki sang pria berada di bawah kaki sang wanita. Kemudian kaki wanita ditekankan ke perut pria agar “kunci pusaka menemukan lubang gerbang”. Dengan gerakan maju mundur kunci pusakanya tersebut dapat keluar masuk gerbang istana kenikmatan.

12. POSISI BERLAWANAN ARAH

Posisi ini paling rileks, pasalnya kepala pria berada diatas kaki wanita. Pasangan bisa saling melihat organ intim pasangannya. Gerakan posisi berlawanan arah ini dilakukan pria dengan mengencangkan dan mengendurkan punggungnya, sehingga memberi gerakan yang naik turun yang fleksibel pada wanita yang mendorong tercapainya kenikmatan yang luar biasa. Untuk mencapai kenikmatan yang lebih, wanita harus merendahkan tubuhnya ke belakang dengan perlahan-lahan sehingga ia terlentang diantara kedua kaki pria.

C. Mitos Tentang Ukuran Penis / Kelamin Pria

Organ yang paling penting pada pria normal, tentunya organ vital yang disebut penis.

Demikian vitalnya sehingga bukan hanya sebagai identitas dari kelelakiannya itu sendiri, tetapi juga merupakan simbol kualitas seks kaum pria, bahkan lebih dari itu bagian pokok dari eksistensi jenis kelamin.

Seorang pria tidak lagi menjadi penting menjalankan fungsinya selagi organ vitalnya tak berfungsi. Ketika penis tersebut tidak mampu secara maksimal membahagiakan wanita/pasangan, maka, ia mengurangi citra pemiliknya meskipun pemahaman ini tidak selalu benar. Misalnya : Ketika terjadi ejakulasi dini, atau tidak mampu ereksi, ataupun bentuk dan ukuran organ terlalu kecil, maka si pemilik penis tersebut bisa dijadikan kambing hitam. Padahal, semestinya tidak seperti itu.

Organ vital yang secara anatomi berbentuk ‘daging’ memanjang ini, secara kodrati mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai tempat lewat urin dan alat memasukkan sperma ke dalam kandungan wanita, melalui organ vagina (vital wanita).

Kenapa alat vital pria harus berbentuk memanjang seperti itu, inilah kebesaran sekaligus kecerdasan Tuhan ketika menciptakan manusia berpasang-pasangan dan kemudian membuat keturunan. Namun dalam konteks pasangan ini, di tangan menusia tumbuh pemahaman pola dan tingkat hubungan yang melibatkan rasa dan emosi yang dibalut dalam hubungan seks. Dan organ tubuh dibubuhkan mitos orgasme.

Panjang dan bentuk organ vital pria, pada umumnya standar berbentuk memajang dengan kepala yang lebih besar pada ujungnya. Ia terdiri dari jaringan ereksi yang dalam keadaan biasa seperti otot yang lembek, tersusun dalam tiga kolom silindris. Kolom atas dan bawah melebar hingga ujung untuk membentuk glan, sedangkan kolom tengah mengalir tabung sempit (Urethra) sebagai saluran sperma dan urin.

Organ lebih ini tertutup dengan otot-otot yang terisi jaringan yang kosong ketika dalam keadaan lembek, tapi dapat dengan segera membesar dan mengencang ketika terisi dangan darah. Saat inilah organ vital tersebut dalam keadaan ereksi. Organ memajang ini menyambung ke glan dengan dibatasi lekukan melingkar pada bagian leher, sementara pada bagian kepala (glan) tertutup oleh lapisan kulit (kulup). Sejak awal, lapisan kulit ini menutup pada glan dan pelahan memisah/melipat ketika tumbuh dan dewasa, sehingga bagian kepalanya menjadi terbuka. Pada banyak pria Indonesia, terutama yang beragama Islam, lapisan kulit (kulup) itu dibuang atau dipotong dengan sunat. Ada mitos bahwa lapisan kulit yang dipotong akan lebih mengontrol proses ejakulasi, tapi sebenarnya hal tersebut tidak benar bahwa lapisan kulit yang dipotong dan dibentukkan khusus dapat memberi rangsangan lebih pada wanita, mungkin juga ada benarnya, tapi bentuk organ vital yang berlekuk (membentuk benjolan) pada bagian kepala itu sendiri sebenarnya secara otomatis sudah dapat memberi rangsangan pada organ wanita.

Kulit organ pria sebenarnya sangat tipis, elastis, dan tanpa lemak, tapi longgar pada jaringan pokok sehingga memungkinkan untuk membesar dan memanjang tanpa rasa sakit dan organ ini agak berbeda dengan organ lainnya, karena diperkaya dengan syaraf sensori dan syaraf otonomik yang sensitif. Pada bagian-bagian tettentu sangat peka, sehinga sentuhan secara sistematis dapat dengan cepat merangsang perubahan ukuran serta kepekaan syaraf.

Ukuran organ vital para pria rata-rata adalah 3,75 inci tau 9.5 cm dalam keadaan lembek. Ketika pria terangsang dan organ tersebut menegang, otomatis terjadi perubahan ukuran, panjang bertambah 7-8 cm dan membesar 50 hingga 100 persen. Prpses penegangan masing-masing orang tidak sama. Ada yang hanya memerlukan beberapa detik, ada yang dengan menghitung menit, tergantung kepekaan dan kondisi emosional yang bersangkutan. Beberapa kasus menunjukkan bahwa kondisi kesehatan tubuh juga sangat mempengaruhi perubahan organ pria tersebut. Seseorang yang kondisinya cukup baik dan sehat akan memberikan kemungkinan perubahan ukuran yang lebih baik. Yang pasti saat ereksi terjadilah aliran darah pada organ ini. pembuluh darah dipenuhi darah dan dan pembuluh darah arteri membesar menekannya sehingga terus menegang hingga ejakulasi.

Apakah dengan ukuran vital yang besar dapat membuat pasangan pria lebih afektif sebagai pasangan seks? Namanya mitos, pemahaman seperti itu tidak sepenuhnya benar. Tak ada hubungan langsung bahwa organ yang besar otomatis lebih potensial, sebab masalah kualitas seks ditentukan oleh berbagai faktor secara anatomi, bentuk dan ukuran standar organ vital pria sudah memungkinkan untuk dapat pas dan harmonis dengan pasangan wanitanya. Tidak berarti ukuran penis yang lebih kecil tidak dapat memuaskan pasangannya daripada ukuran penis yang jumbo. Memang, ada wanita tertentu yang merasa lebih pas dengan penis yang ukurannya lebih besar dan jumbo, Namun, tidak semua wanita begitu.

Malah, ada penelitian studi yang menyebutkan behwa penis yang ketika lembek hanya berukuran 7,5-9 cm, dan kitaka menegang akan bertambah dua kali lipat lebih panjang, sementara ukuran yang lebih besar ketika lembek ukurannya sekitar 10-11.5 cm, dan ketika ereksi penuh hanya bertambah 7 hingga 8 cm saja.

Memang ada penis yang tidak dalam keadaan lirus ketika ereksi. Beberapa agak melengkung, ke kiri, ataupun ke kanan. Untuk yang berbentuk pisang, konon, memberikan variasi kelincahan dalam beratraksi.

D. POSISI SEKS MANAKAH YANG PALING MEMUASKAN?

Banyak yang bertanya, sesungguhnya posisi manakah yang paling banyak mendatangkan kepuasan dalam berhubungan seks? Ini merupakan suatu pertanyaan umum, sebenarnya semua posisi bercinta yang di maksud untuk mendatangkan kepuasan seks yang maksimal bagi para pelakunya. Posisi mana yang paling memuaskan, semua itu tergantung pada Anda yang melakukannya.

Banyak pria yang lebih menyukai pasangannya berada di atas, namun, para wanita kebanyakan lebih suka berada dibawah. Mereka bilang berbaling di ranjang lebih santai dan bebas menatap wajah pria yang dicintai, juga kenimaktan pendahuluan. Apalagi tanpa harus banyak usaha (keluar tenaga), kepuasan seks bisa tercapai. Untuk para wanita, bila posisinya dibawah membuat mereka ; Bisa dengan bebas memandang pasangannya. Wanita juga bisa melihat ekspresi wajah pasangan, dan merasa sangat dicintai bila ekspresinya tercapai. Memberi rasa feminin dan erotis, dengan rambut yang terurai di bantal. Posisi ini sangat indah secara estetika, sebab wanita tidak perlu merasa malu akan tubuhnya (karena ketutupan tubuh pasangannya).

Beberapa wanita mengatakan bahwa posisi di bawah membuat mereka lebih mudah mencapai orgasme kerena merasa lebih nikmat.

Variasi lainnya dalam rangka menemukan kepuasan berhubungan seks. Misalnya pada posisi misionaris ini, wanita bisa menaruh 1 atau 2 bantal di bawah pinggulnya, mencondongkan tulang panggul agar terjadi penetrasi lebih dalam, maka akan terasa suatu kenikmatan yang lain. Juga bisa dengan kedua kaki direntangkan lebih lebar, melingkari pinggang atau bahu pasangan.

Posisi yang lain merupakan posisi menahan busur, ini adalah posisi soesifik yang sangat mudah dilakukan, posisi ini memiliki ciri gerakan yang khusus, yaitu ; Tumpuann tubuh wanita, kaki kanan diangkat dan kaki kiri lurus, paha dibuka sedikit agar lebar, lelaki melakukan penetrasi diatas.

Bila sang wanita cukup bugar, boleh juga mencoba variasi yang lain. Dengan cara menarik lutut ke arah dada, lalu rentangkan sedemikian rupa sampai sang pria bisa berada di antara mereka. Dengan posisi betis berada di sisi punggung sang pria, paha Anda menahan tubuhnya, dengan posisi ini keuntungannya dapat memberikan Anda keleluasaan untuk mengendalikan permainan, menahan berat tubuh sang pria, orgasme pun akan lebih mudah tercapai.

Tetapi, yang perlu Anda perhatikan adalah, bagaimana pun posisinya, kunci permainannya adalah aliran adrenalin. Artinya, bila Anda merasa denyut nadi bertambah cepat, peluh mulai keluar, dan adrenali mengalir

lebih deras, barulah seks akan memuaskan Anda. Bila pasangan menganggap seks hanya rutinitas, posisi apa pun tak akan dapat memuaskan. Jadi pertahankan aliran deras adrenalin itu dengan menyuruh pikiran Anda tenang.

Disamping itu, sebenarnya saat berhubungan seks tidak memaku sebab pada akhirnya akan ditentukan oleh situasi dan kondisi, situasi dan kondisi ini yang tepat akan membangkitkan romantisme yang hangat, hingga membawa Anda sampai ke puncak orgasme.

E. Memperbesar penis

Penemuan terbaru di Amerika mengenai ‘pemeliharaan’ penis. Para ahli penelitian di Amerika kini telah menemukan cara mengenai ‘permak’ alat kelamin pria, baik itu itu untuk memperbesar maupun pengobatannya. tentu saja kabar ini sangat menggembirakan bagi para pria yang selama ini tidak puas dengan ukuran bentuk penisnya.

Selama ini teraphy alat kelamin hanya dikenal melalui pengobatan tradisonal terutama di Asia termasuk di Indonesia. Kini telah ditemukan tekhnologi ini di Amerika, maka semakin meningkatkan optimisme di kalangan pria yang menginginkan alat vitalnya sempurna.

“Penis” memang organ yang paling vital bagi pria. Bila mengalami kecelakaan atau organ ini mengalami masalah, maka berbagai usaha dilakukan agar alat tersebut dapat disempurnakan. Dan kesempurnaan inilah yang kini sedang diusahakan para ilmuwan.

Para ilmuwan yakin mereka telah menemukan cara yang aman dan lebih efektif untuk meningkatkan ukuran penis pria. Cara ini didapatkan ketika para peneliti Amerika tersebut berhasil memasang penis pada seekor kelinci.

Penis yang dipasang pada kelinci tersebut ternyata bisa digunakan untuk penetrasi, sanggama dan menghasilkan sperma. Dan ini nampaknya akan bisa digunakan pada manusia. Penemuan ini meningkatkan harapan untuk merawat balita yang sejak lahir memiliki penis yang tidak sempurna atau mereka yang penisnya rusak karena kecelakaan. Bisa juga membantu para pria yang ingin penisnya diperbesarkan. Para peneliti itu awalnyamenumbuhkan jaringan penis di laboratorium yang selanjutnya dengan operasi dipasangkan pada kelinci tersebut.

Dr Anthony Atala dan rekan-rekannya di Sekolah Kedokteran Harvard mengambil contoh dari otot penis dan jaringan erektil. Para ilmuwan kemudian memindahkan jaringan erektil dari 20 penis kelinci dan menggantinya dengan jaringan yang sudah direkayasa.

Karena jaringan-jaringan itu ditumbuhkan dari sel-sel kelinci itu sendiri, maka tidak ada penolakan terhadap kekebalan tubuh. Kelinci-kelinci itu lalu diletakkan di kandang dengan kelinci betina. Ternyata kelinci jantan bisa menggunakan penisnya untuk melakukan fungsi seksual. Menurut Dr Anthony dalam New Scientist, kelinci tersebut dapat melakukan bersabggama, penetrasi dan menghasilkan sperma.

Meskipun penerapan hal ini pada manusia nampaknya masih membutuhkan waktu yang lebih lama, tetapi para ilmuwan masih terus berusaha agar dapat membuat penis dengan utuh. Mereka menganggap bahwa bagian ini merupakan organ yang paling sulit untuk ditumbuhkan di laboratorium karena sangat kompleks. Namun, mereka mengingatkan bahwa prosedur ini mungkin tidak bisa ditarapkan pada wanita yang ingin menjadi pria. Karena jelas sel wanita sangat berbeda dengan sel pria.

Seperti yang kita ketahui, sekarang penis yang diperbesar dengan suntikan sel-sel lemak atau menarik bagian dari organ itu yang menyusut ke tubuh. Metode ini oleh beberapa orang dianggap sebagai perbuatan yang kasar dan tidak selalu berhasil. Sehingga membuat para ilmuwan untuk terus berpikir menemukan dendan cara yang terbaik dan tidak mengundang resiko.

F. Memaksimalkan Posisi “Dinas”

Lebih dari 80 persen pasangan mengaku memilih berhubungan seks dalam posisi “dinas” alias missionary position. Karena itu, mari kita maksimalkan posisi ini agar hasilnya lebih greng dan joss!

Kemungkinan besar, Anda termasuk dalam 80 persen pasangan yang nenyukai posisi klasik dalam berhubungan seks: posisi “dinas”. Jika Anda mungkin belum punya bayangan seperti apa posisi dinas itu, kami akan memberikan gambarannya. Posisi “dinas”, atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai missionary position adalah berhubungan seks dalam posisi pria di atas dan wanita di bawah saling berhadapan. Jika wanitanya membelakangi pria, walaupun ia berada di bawah pria, posisi tersebut tak lagi masuk dalam kategori posisi “dinas”, tetapi disebut sebagai posisi rear entry atau penetrasi dari belakang.

Ada banyak alasan mengapa banyak pasangan yang merasa nyaman melakukan hubungan seks dalam posisi ini. Alasan utama adalah alasan alamiah. Konon, menurut beberapa ahli, posisi “dinas” merupakan posisi yang paling alamiah bagi manusia untuk berhubungan seks. Kebanyakan spesies dalam dunia fauna melakukan hubungan seks (baca: aktivitas reproduksi) dalam posisi rear entry. Hanya manusia dan sedikit jenis spesies lain yang melakukan hubungan seks dalam posisi saling berhadapan. Dan, konon lagi, posisi ini merupakan gambaran yang sempurna dari proses reproduksi manusia: wanita menerima dan pria memberi benih.

Sampai tahun 70-an dan sebelum kitab Kamasutra menjadi demikian popular, penggambaran hubungan sebadan dua insan manusia berlawanan jenis ini, selalu digambarkan dalam posisi “dinas”. Penggambaran hubungan seks dalam kitab-kitab kuno maupun lukisan dan relief (seperti yang ada di candi Borobudur) – kecuali, tentu saja dalam Kamasutra – juga dilakukan dalam posisi ini. Pasca tahun 70-an, posisi seks lain segera mendapat tempat, dan makin meledak ketika “ajaran” dalam kitab Kamasutra disebarkan secara luas.

Gerakan persamaan wanita dan penelitian yang intensif dalam bidang seksualitas juga turut memberi andil terhadap turunnya pamor posisi “dinas”. Kaum feminis menyatakan posisi “dinas” sebagai posisi yang menyebabkan wanita menjadi lebih pasif dan inferior terhadap pria. Para pakar seksologi menyatakan bahwa posisi ini tak bisa menstimulasi klitoris (apalagi g-spot) sehingga banyak wanita yang tak bisa mencapai orgasme saat berhubungan seks. Dalam sekejap, posisi “dinas” menjadi posisi hubungan seks yang usang dan sebagai “membosankan”.

dikonotasikan

Tetapi, posisi ini toh tetap menjadi favorit kebanyakan orang. Kenapa? “Secara psikologis, posisi ini tetap merupakan posisi terbaik. Saat berhubungan seks, pasangan bisa saling memandang dan posisi ini memberikan peluang paling baik untuk melakukan kontak badan paling banyak dibanding posisi lain,” papar Shirley Zussman, Ed.D., pakar seks dan terapis pernikahan dari New York, Amerika Serikat.

Untungnya lagi, paling tidak bagi yang masih merasa belum punya cukup nyali untuk mencoba posisi selain posisi “dinas”, penelitian-penelitian yang dilakukan juga menemukan berbagai cara yang bisa digunakan untuk memaksimalkan posisi “dinas” ini. Inilah sebagian dari cara yang bisa membuat Anda mencapai orgasme walaupun posisi yang Anda lakukan saat berhubungan adalah posisi “dinas”.

Memaksimalkan Penetrasi

Tak ada manusia yang sempurna dan tak semua pria dianugerahi penis dengan panjang dan ukuran yang ideal. Salah satu kunci mencapai kepuasan saat hubungan seks dalam posisi dinas adalah penetrasi yang cukup dalam. Namun, jika masalah suami (dan dengan demikian juga menjadi masalah Anda) adalah ukuran, penetrasi yang dalam saat berhubungan intim tentu juga tak bisa dipenuhi. Namun, ingatlah ungkapan klise ini: jangan berkecil hati. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk “mengakali” keterbatasan tersebut.

Cara yang paling mudah adalah dengan menaruh satu atau dua bantal di bawah panggul Anda, sehingga pangkal paha Anda menjadi terangkat dan lebih menonjol. Dalam posisi ini, jarak dari bibir vagina dan leher rahim menjadi lebih pendek, sehingga saat penetrasi “ukuran” suami yang biasa-biasa saja tetap bisa menjangkau jauh hingga ke leher rahim. Sebagai catatan, stimulasi pada leher rahim (atau cervix) juga bisa membuat Anda mencapai orgasme. Dalam posisi ini, suami bisa melakukan penetrasi dalam posisi menindih atau duduk, sesuai keinginannya.

Cara kedua untuk mencapai penetrasi yang dalam dipaparkan oleh Avodah Offit, M.D., dalam bukunya The Sexual Self. “Saat berhubungan seks dalam posisi ‘dinas’, angkat lutut ke arah pundak dan rentangkan lebar-lebar sehingga cukup ruang bagi sang suami untuk melakukan penetrasi di antara kedua kaki Anda. Dengan tubuh suami di antara kaki Anda, topanglah berat badan suami dengan bagian belakang paha. Jika ingin bergerak, Anda dapat bergerak maju mundur seirama dengan gerakan suami,” papar Offit.

Kelemahan posisi ini: amat melelahkan, sehingga Anda harus dalam kondisi fit untuk melakukan manuver tersebut. Sisi positifnya, posisi ini juga memberikan Anda kontrol untuk melakukan gerakan. Anda juga bisa menentukan seberapa dalam suami Anda boleh masuk dengan cara menarik paha Anda ke arah bahu untuk penetrasi lebih dalam atau menggerakkannya ke arah bawah untuk penetrasi yang tak terlalu dalam.

Hal lain yang juga bisa memaksimalkan hubungan seks dalam posisi “dinas” ini adalah dengan melakukan latihan Kegel. “Latihan Kegel bisa membuat otot-otot vagina Anda lebih kencang sehingga gesekan saat hubungan seks bisa maksimal,” papar Dr. Offit. Tetapi, manfaat maksimal dari latihan Kegel bisa Anda capai jika melakukan kombinasi kontraksi-relaksasi otot vagina saat berhubungan seks. “Gerakan ini bisa menekan bibir vagina dan klitoris sehingga bergerak ‘mendekati’ penis saat berhubungan intim,” tambah Offis.

Cara Lain yang Lebih Canggih

Jika Anda adalah salah satu orang yang pesimis bisa mencapai orgasme dalam posisi “dinas”, Anda mungkin perlu mempelajari teknik yang lebih canggih lagi. Namanya adalah Coital Alignment Technique (CAT) atau bisa diterjemahkan sebagai Teknik Penyejajaran Hubungan Intim. CAT ini adalah teknik yang memungkinkan stimulasi klitoris dan g-spot saat berhubungan intim dalam posisi “dinas”, sehingga memungkinkan wanita mencapai orgasme.

Walaupun namanya mungkin membuat Anda mengira posisi ini sulit dilakukan, prakteknya sebenarnya mudah saja. Untuk melakukan teknik ini, mulailah hubungan seks (setelah melakukan cukup pemanasan, ciuman, dan belaian) dalam posisi “dinas”. Bedanya, suami Anda harus melakukannya dengan menekan tubuh Anda dengan seluruh berat badannya (hati-hatilah jika Anda berbadan kecil dan suami Anda berbadan besar), dan bukannya menahan dengan tangannya. Lalu, dalam keadaan penetrasi, suami Anda harus menggerakkan badannya ke arah kepala Anda sekitar lima sentimeter, sehingga bagian pangkal pahanya berada di atas pangkal paha Anda (itulah sebabnya teknik ini disebut penyejajaran).

dikonotasikan

Setelah bagian pangkal paha Anda berdua sejajar, lingkarkan kaki Anda di paha suami dan tekan pahanya ketika sang suami bergerak. “Kunci dari teknik ini adalah tekanan dan reaksi terhadap tekanan dari bagian pangkal paha Anda berdua,” papar Offit. Masih belum paham juga? Oke, teknik ini memang sedikit sulit diungkapkan tetapi sebenarnya amat mudah dilakukan. Jika Anda ingin mencobanya, tetapi tak tahu bagaimana caranya bahkan setelah membaca uraian di atas, mungkin Anda berlu berlatih dulu.

Pertama, cobalah menyejajarkan pangkal paha Anda berdua tanpa melakukan penetrasi. Jika Anda merasakan tekanan skrotum (kantung buah zakar) pada daerah pangkal paha Anda, berarti bagian ini telah sejajar. Sekarang, coba lakukan penetrasi dalam posisi ini. Tak mungkin? Memang sulit. Tetapi jika suami Anda menggerakkan bagian pangkal pahanya ke belakang (ke arah kaki Anda), penetrasi jadi mudah dilakukan. Setelah penetrasi, yang harus dilakukan suami Anda hanyalah menggerakkan kembali tubuhnya ke arah kepala Anda sehingga skrotumnya berada tepat di atas pangkal paha Anda. Mudah kan? Nah, sekarang, minta suami untuk tidak menahan berat badannya dengan tangannya, sehingga tubuh Anda berdua bersentuhan secara maksimal. Setiap gerakan yang ia lakukan sekarang paling tidak akan menstimulasi klitoris Anda.

Masih merasa sulit juga? Jangan takut. Latihan akan makin menyempurnakan teknik Anda. “Cobalah memekakan perasaan Anda berdua dan rasakan perubahan tekanan pada setiap gerakan yang ia lakukan. Dengan begitu, Anda akan menemukan sendiri posisi mana yang paling tepat dan memberi sensasi paling maksimal,” papar Offit. (Meita)

Sumber: Majalah Lisa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: